Showing posts with label setting. Show all posts
Showing posts with label setting. Show all posts
Friday, September 23, 2016
Setting JAVA HOME di Debian
Setting JAVA HOME di Debian
Paste script berikut pada file /etc/profile:
JAVA_HOME=/path/to/java
export JAVA_HOME
PATH=$JAVA_HOME/bin:$PATH
export PATH
Lalu tutup terminal. Masuk kembali ke terminal, lalu cek versi Java dengan mengetik:
java -version
Cek apakah Java telah berjalan dengan mengetikkan:
java
atau
javac
Ketika versi Java telah sesuai, maka dapat dipastikan bahwa JAVA_HOME telah ter-set dengan benar.
Terimakasih atas kunjungannya. Silakan berkomentar agar dapat membantu sobat yang lainnya.
Available link for download
Monday, September 19, 2016
Cara Setting WEB SERVER TV Packet Tracer
Cara Setting WEB SERVER TV Packet Tracer
Membuat Seb Server Dan Setting TV Pada Packet Tracer
Berjumpa Lagi Bersama Saya Di Blog Ini , Sekarang Kita Akan Belajar Cara Setting Web Server Dan Setting TV Pada Packet Tracer . .
Kalau Yang Belum Punya Aplikasinya Bisa Di Download Di Sini
< Klik Di Sini >
Biar Enak & Cepat Langsung Aja Yuk kita Lihat Video Tutorialnya . . ^_^
^_^ Selamat Menonton ^_^
Available link for download
Sunday, September 18, 2016
Nih tampilan baru menu setting pada windows 10
Nih tampilan baru menu setting pada windows 10
Berbagi ilmu - Berbagai perubahan memang nampak pada windows 10 di banding dengan versi windows yang sebelumnya. banyak fitur baru yang tersedia pada windows 10 ini. salah satu yang menarik disini adalah tampilan mene settings pada windows 10 yang dibuat sedemikain rupa sehingga membuat kita lebih mudah memahami nya. penasaran dengan tampilan baru menu settings di windows 10 ini. berikut gambar nya.










1. System
2. Device
3. Network and Internet.
4. Personalization.
5. Account.
6. Time and Language.
7. Easy of Access.
8. Privacy.
9. Updated and Security.
Available link for download
Friday, September 9, 2016
Tutorial Setting Static Routing Pada Cisco Packet Tracer
Tutorial Setting Static Routing Pada Cisco Packet Tracer
Tutorial Setting Static Routing Pada Cisco Packet Tracer

Pengertian Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Suatu router bisa berupa sebuah device yang dirancang khusus untuk berfungsi sebagai router (dedicated router), atau bisa sebuah PC yang difungsikan sebagai router (PC Router). Manfaat yang didapat jika anda menggunakan PC Router adalah Anda tidak perlu membeli router tambahan sehingga dapat menghemat uang.
Tutorial Setting Static Routing Pada Cisco Packet Tracer
Default Gateway :
Supaya Router bisa meneruskan data, komputer yang ada pada jaringan komputer tersebut harus menugaskan router untuk meneruskan data
Penugasan dilakukan dengan cara setting komputer default gateway ke router
Jika kita tidak melakukan setting default gateway maka dipastikan LAN tersebut tidak bisa terkoneksi dengan jaringan yang lainnya
Itulah beberapa pengertian dari kumpulan dalam konfigurasi router statis. Langsung saja kini akan membahas cara routing static.
1. Siapkan Aplikasi Cisco Packet Tracer terlebih dahulu
2. Untuk mengkoneksikan peralatan yang berbeda, gunakan kabel Straight-through :
a. Router Switch
b. Router Hub
c. PC Switch
d. PC Hub
Untuk mengkoneksikan peralatan yang sama, gunakan kabel Cross-Over :
a. Router - Router
b. Router PC
c. Switch - Switch
d. Switch Hub
3. Ketentuan pemasangannya adalah :
Router ke router : Serial
Router ke switch : FastEthernet (boleh pake Ethernet tapi lebih cepat FastEthernet)
Switch ke PC : FastEthernet
Konektor yang warna merah menggunakan Serial DTE
Setelah persiapan selesai desain jaringan seperti ini contohnya :
Catatan :
Fery, Kurniawan, Saputra PC terhubung fastethernet0/0 ke PC1, PC2, PC3
Fery Kurniawan = Serial 2/0
Kurniawan Saputra = Serial 3/0
Setting Fastethernet dan serial dengan cara CLI :
Router A : Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router B : Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 193.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router C : Fastethernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 194.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router A : Serial 2/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router B : Serial 2/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router B : Serial 3/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router C : Serial 3/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Pada saat menghubungkan serial, router fery dengan serial 2/0 dan kurniawan serial 2/0, hal ini harus 1 Jaringan namun harus berbeda hostnya dengan catatan harus membedakan IP kelasnya. Saya setting seperti diatas agar mudah mengingatnya.
Setelah selesai setting Router, Kini setting PC1, PC2, dan PC 3
Fastethernet ( Default Gateway) pada PC 1 Harus diisi dengan IP Fastethernet Router Fery karena PC 1 Terhubung secara langsung ke Router Fery. Begitupun PC 2 dengan Kurniawan, PC3 dengan Saputra.
Setting IP :
PC 1
PC 2
PC 3
Setelah selesai, kini tinggal Setting IP Route (STATIC)
Pada pemasangan ini dibutuhkan ketilitian anda. Catatan :
Network diisi dengan IP TUJUAN dengan Host Terkecil yaitu diisi dengan 0
Contohnya Menuju Router Saputra, Router Saputra memiliki IP Fastethernet : 194.1.1.1, Jadi Penulisannya : 194.1.1.0
Netmask diisi mengikuti Network Apabila Kelas C diisi dengan 255.255.255.0
Next Hop diisi dengan serial terdekat dari Router itu sendiri ( Serial yang Pertama dilewati setelah keluar dari router itu sendiri)
Setelah itu kini kita setting IP Route Statis :
Setting IP Route A :
Router(config)#ip route 193.1.1.0 255.255.255.0 10.1.1.2
Router(config)#ip route 194.1.1.0 255.255.255.0 10.1.1.2
Setting IP Route B :
Router(config)#ip route 192.1.1.0 255.255.255.0 10.1.1.1
Router(config)#ip route 194.1.1.0 255.255.255.0 11.1.1.2
Setting IP Route C :
Router(config)#ip route 192.1.1.0 255.255.255.0 11.1.1.1
Router(config)#ip route 194.1.1.0 255.255.255.0 11.1.1.1
Setelah selesai kita coba tes dengan ping di PC. Kita ambil PC1 mengeping IP Fastethernet pada PC 2, dan PC 3.
Note: IP yang di gunakan di atas hanyalah sebagai contoh jadi kalian bebas mengganti IP dengan yang kalian ingin gunakan.
Available link for download
Sunday, September 4, 2016
Setting Network di Linux
Setting Network di Linux
Masuk dulu sebagai root, lalu ketikkan #nano /etc/network/interfaces. Kemudian tuliskan:
auto eth0
iface eth0 inet static
address xxx.xxx.xxx.xxx (ip address, contoh: 192.168.30.147)
network xxx.xxx.xxx.xxx (network address, contoh: 192.168.30.128)
netmask xxx.xxx.xxx.xxx (subnetmask, contoh: 255.255.255.0)
gateway xxx.xxx.xxx.xxx (gatewaay, contoh: 192.168.30.129)
nameserver xxx.xxx.xxx.xxx (nameserver (DNS), contoh: 192.168.24.2)
iface eth0 inet static
address xxx.xxx.xxx.xxx (ip address, contoh: 192.168.30.147)
network xxx.xxx.xxx.xxx (network address, contoh: 192.168.30.128)
netmask xxx.xxx.xxx.xxx (subnetmask, contoh: 255.255.255.0)
gateway xxx.xxx.xxx.xxx (gatewaay, contoh: 192.168.30.129)
nameserver xxx.xxx.xxx.xxx (nameserver (DNS), contoh: 192.168.24.2)
Jangan lupa setting nameserver juga pada file resolv.conf pada folder /etc dengan cara mengetikkan perintah berikut:
nameserver 152.118.24.2
Setelah itu save, kemudian restart network dengan mengetikkan:
#/etc/init.d/networking restart //atau
#/invoke-rc.d networking restart
Setelah itu save, kemudian restart network dengan mengetikkan:
#/etc/init.d/networking restart //atau
#/invoke-rc.d networking restart
Terimakasih atas kunjungannya. Silakan berkomentar agar dapat membantu sobat yang lainnya.
Available link for download
Thursday, August 25, 2016
Setting DHCP In Packet Tracer
Setting DHCP In Packet Tracer
Sekarang Kita Akan Belajar Setting DHCP Pada Packet Tracer
Bagi Yang Belum Memiliki Tools Nya Bisa Download Dahulu
< Klik Di Sini >
Setelah Download Aplikasinya Sekarang Kita Simak Sama-Sama Yuk Video Tutorial Di Bawah Ini ^_^
- Pertama Kita Buka Packet Tracer Yang Akan Di Gunakan ^_^
- Masuk ke menu " End Device " lalu pilih Server, dan beberapa laptop atau PC sebagai client
- Sekarang kita masukan perangkat jaringan yang akan menggabungkan mereka , bisa menggunakan Switch , HUB , atau yang lainnya . . ^_^
- Selanjutnya sambungkan semua device dengan menggunakan kabel automatic (agar langsung di pilihkan kabel yang cocok)
- Sekarang buka Server dengan cara klik
- Masuk ke menu CONFIG dan masukan pada fast ethernet , kemudian masukan yang akan di gunakan untuk server . Seperti contoh di bawah :

- Setelah itu masuk ke menu DNS , dan buatlah DNS sesuka hati anda . .

- Setelah membuat alamat DNS nya sekarang kita pindah ke menu DHCP . .
- Di sini kita buat pengaturan IP Address yang akan di bagikan kepada client

- Jangan lupa klik save ya ^_^
- Sekarang kita pindah ke client nya . .
- Buka client dengan cara klik pada client
- Kita masuk ke menu " Desktop " pilih IP Configuration , klik DHCP dan tunggu sebentar . .
- Jika DHCP berhasil maka akan muncul seperti di gambar

- Terakhir untuk memastikan ada nya hubungan pada koneksi ini kita lakukan ping
- Pilih " Command Prompt " lalu ketik " ping 192.168.1.1 " (tanpa tanda kutip)
- Jika berhasil maka akan muncul seperti ini . .

- Sudah Selesai . . . ^_^
Jika masih kurang mengerti bisa juga lihat tutorial dalam bentuk video di bawah ini . .
Selamat Menonton . . .
Available link for download
Sunday, August 14, 2016
Setting Repository Kambing untuk Ubuntu 10 04
Setting Repository Kambing untuk Ubuntu 10 04
Pertama, masuk akses root dengan mengetikkan:
sudo su >> masukkan password root
Lalu buka file sources.list dengan mengetikkan:
nano /etc/apt/sources.list
Lalu ubah isi file tersebut dengan:
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid-backports main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid-proposed main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid-updates main restricted universe multiverse
Konfigurasi di atas khusus untuk ubuntu 10.04(lucid lynx). Untuk versi ubuntu yang lain, cukup ubah nama distro ubuntu versi yang bersangkutan untuk melakukan setting repository.
Terimakasih atas kunjungannya. Silakan berkomentar agar dapat membantu sobat yang lainnya.
Available link for download
Tuesday, August 2, 2016
Cara Setting Layar Laptop Agar Tetap Menyala Lebih Lama
Cara Setting Layar Laptop Agar Tetap Menyala Lebih Lama
Bagaimanakah cara setting agar layar laptop selalu standbay (menyala) dalam posisi yang lama? Pertanyaan ini mungkin muncul ketika laptop milik kamu setelah beberapa saat digunakan dan ditinggal ayat akan mati (off) hanya dalam hitungan detik saja. Buat kamu yang membutuhkan waktu layar standby yang cukup lama. pasti akan sangat tergangu dengan keadaan ini. Nah pada pembahasan kali ini kita akan sedikit mengulas dan mengatasi cara agar layar laptop bisa tetap menyala lebih lama (waktu standby lebih panjang).
Tutorial cara setting layar ini dilakukan pada windows 10. Untuk windows 7 dan 8 caranya hampir sama dengan. Mungkin hanya berbeda pada tampilan. Selebihnya sama saja. Nah langsung saja kita mulai untuk melakukan setting standby layar laptop.
Pertama, masuk ke control panel >> hardware and sound. Untuk lebih memudahkan pencarian, pada bagian kanan atas pilih tampilan berdasarkan category (View by : Category). Untuk lebih jelasnya silahkan cek gambar di bawah ini yang kami beri warna kuning.
| Hardwar and sound pada control panel |
Selanjutnya, setelah masuk pada Hardware and Sound pilih lagi pada Power Options >> Change when the computer sleeps. Sehingga muncul pengaturan selanjutnya untuk mengatur setting lama layar standby (menyala).
![]() |
| Change when the computer sleeps |
Nah sekarang kita sudah masuk pada pengaturan setting lama laptop standby (menyala). Ada tiga pilihan disana, ketiganya memiliki fungsi sendiri sendiri sesuai kebutuhan.Fungsi tiap bagian bisa dilihat pada keterangan di bawah ini.
| Setting pada saat charger dan menggunakan battery |
Keterangan :
On battery : Posisi laptop saat sedang dalam kondisi hanya menggunakan batterai laptop saja. Artinya sedang tidak dalam kondisi di charger (dicas). Sehingga setting khusus saat batterai laptop dipakai atau dipasang dan tidak sedang di charger (dicas).
Plugged in : Kondisi laptop saat dalam keadaan disambungkan ke charger ( saat di cas). Jadi intinya keadaan saat laptop di charger. Baik saat itu ada batterai maupun tidak. Jadi setting yang berjalan pada saat laptop dicharger dengan daya.
Turn of the display : Kapan saat display (layar) mati. Disini kita memiliki dua pilihan yakni on battery (saat menggunakan batterai) dan plugged in ( saat di charger). Kita atur berapa lama layar akan mati dan tetap menyala pada bagian ini. Kamu bisa ubah sesuai kebutuhan. Defaultnya adalah 5 menit pada on battery (saat menggunakan baterai) dan 5 menit pada plugged in (saat di charger). Seperti yang bisa kamu lihat pada gambar di atas. Lama waktu untuk layar mati sudah kita ganti menjadi 15 menit on battery dan 20 menit plugged in.
Jadi inti dari pembahasan kita kali ini adalah pada pengaturan tersebut. Kamu bisa merubahnya sesuai kebutuhan, bisa diganti 10 menit, 20 menit, 1 hour (1 jam), 5 hour (5 jam), dst. Seperti yang bisa kamu lihat di bawah ini.
![]() |
| Lama waktu yang bisa dipilih |
[problem solved]
TAMBAHAN
Untuk dua pengaturan lainnya yakni Put the computer to sleep dan adjust plan brightness digunakan untuk pengaturan berapa lama waktu yang kamu inginkan saat laptop pada kondisi sleep dan untuk mengatur kecerahan layar lapto kamu.
Put the computer to sleep : mengatur lama waktu komputer dalam kondisi sleep. Kamu bisa memilih waktu yang dibutuhkan laptop untuk sleep dalam dua kondisi on battery dan plugged in seperti pada pengaturan turn off the display.
Adjust plan brightness : mengatur kecerahan layar. Cara ini bisa kamu gunakan saat tombol kecerahan layar tidak berfungsi. Caranya adalah dengan menggerser ke kanan dan kekiri. Ke kanan maka layar akan semakin terang, ke kiri maka layar akan semakin gelap. Pada bagian ini kamu juga memiliki dua pengaturan yakni saat on battery (saat menggunakan baterai) dan plugged in (saat laptop dalam kondisi di charger/ dicas).
Nah itulah cara mudah agar layar laptop bisa menyala lebih lama. Intinya semua bisa kamu atur sesuai kebutuhan dan keinginan. Itulah asiknya menggunakan sisterm operasi windows. Jika masih ada yang belum jelas, silahkan kamu bisa bertanya pada kolom komentar atau hubungi kami melalui email di siji.navi@gmail.com. SALAM WINDOTEN.
Available link for download
Setting Root Password on Ubuntu
Setting Root Password on Ubuntu
By default, when we install a fresh ubuntu(server) OS, we do not have any root password set. The only access we have is just sudo access, which is set up in the first time we install it.
Therefore, we couldnt access some administrative previledges, such as "synaptic package manager". To set the root password, type this on the terminal:
$ sudo passwd
Enter your new password, verify it, then exit terminal.
Cheers.
Terimakasih atas kunjungannya. Silakan berkomentar agar dapat membantu sobat yang lainnya.
Available link for download
Sunday, July 31, 2016
Setting Repositori Kambing untuk Debian
Setting Repositori Kambing untuk Debian

Masuk dulu sebagai root, lalu ketikkan #nano /etc/apt/sources.list
lalu edit file source.list default menjadi seperti berikut:
deb http://kambing.ui.ac.id/debian lenny main non-free contrib
deb-src http://kambing.ui.ac.id/debian lenny main non-free contrib
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-volatile lenny/volatile main contrib
deb-src http://kambing.ui.ac.id/debian-volatile lenny/volatile main contrib
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-security lenny/updates main non-free contrib
deb-src http://kambing.ui.ac.id/debian-security lenny/updates main non-free contrib
deb http://kambing.ui.ac.id/debian lenny-proposed-updates main non-free contrib
deb-src http://kambing.ui.ac.id/debian lenny-proposed-updates main non-free contrib
Jangan lupa untuk menambahkan tanda "#" pada file yang sebelumnya, untuk menjadikannya komentar.
Terimakasih atas kunjungannya. Silakan berkomentar agar dapat membantu sobat yang lainnya.
Available link for download
Labels:
debian,
kambing,
repositori,
setting,
untuk
Subscribe to:
Posts (Atom)

